Rabu, 30 November 2011

IN MEMORIAM BAPAK SUTJIPTO

In Memoriam Bapak Sutjipto

Published by Korwil on 27/Nov/2011 (6 reads)
In Memoriam Bapak Sutjipto



IN MEMORIAM BAPAK SUTJIPTO

Inna lillahi wainna ilaihi rojiun
PADA hari Kamis (24/11), pukul 17.10 WIB, mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan, Sutjipto, meninggal dunia di Rumah Sakit Darmo Surabaya.

Keluarga Besar PDI Perjuangan berduka. Bagi kita semua, Bpk Sutjipto bukan hanya pejuang. Beliau bersama dengan Mbak Mega (panggilan akrab Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri), merupakan peletak dasar perjuangan partai yang bermartabat melawan kedzaliman kekuasaan pemerintahan yang otoriter.

Salah satu konsistensi perjuangan pria kelahiran Trenggalek pada 3 Agustus 1945 ini adalah ketika memimpin PDI (sebelum jadi PDI Perjuangan) Jawa Timur. SK DPP PDI No 034 menetapkan Sutjipto sebagai Ketua DPD Jawa Timur. Namun Sutjipto tidak mendapat pengakuan dari Orde Baru, penguasa saat itu.
Pemerintah campur tangan dan menetapkan Latief Pudjosakti sebagai Ketua PDI. Sutjipto tidak tinggal diam, dan memindahkan markas PDI ke kantor CV Bumi Raya, perusahaan jasa konstruksi miliknya, sebagai bentuk perlawanan kepada pemerintah yang otoriter, sekaligus sebagai wujud dukungan kepada kepemimpinan Megawati. Dan peristiwa itu menjadi momentum bagi kristalisasi semangat juang partai.
Semangat juang yang diberikan Sutjipto harus menjadi suri teladan bagi generasi penerus PDI Perjuangan. Dan sebagai bentuk penghormatan, selain mengibarkan bendera partai setengah tiang, DPP PDI Perjuangan pun menginstruksikan kepada seluruh jajaran partai untuk merenungkan kembali perjuangan Sutjipto, khususnya dedikasi yang diberikan untuk PDI Perjuangan dan Megawati Soekarnoputri.
Bpk. Sutjipto selama hayatnya telah berjasa besar dalam membangun, mempertahankan dan mengembangkan PDI Perjuangan demi tegaknya Pancasila dan perjuangan terwujudnya masyarakat adil-makmur dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kiprah perjuangan politik Bpk. Sutjipto tersebut tidak bisa dipisahkan dari Sejarah PDI Perjuangan dan sejarah politik Indonesia pada umumnya, di mana generasi muda bisa memanfaatkan sebagai sumber pembelajaran yang berharga.
Dengan wafatnya Bpk. SUTJIPTO, Korwil PDI Perjuangan Negeri Belanda mengucapkan duka cita mendalam kepada keluarga besar almarhum. Kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi kita semua dan bagi gerakan demokrasi di Indonesia.
Semoga arwah beliau diterima di sisi Allah S.W.T. sesuai dengan amal dan ibadahnnya. Dan semoga keluarga besar yang ditinggalkannya tabah, sabar dan tawakal dalam menghadapi situasi tersebut. Amien.
Pak. Tjip, selamat jalan ke peristirahatan damai abadi.
Negeri Belanda, 27 Nopember 2011,
Korwil PDI Perjuangan Negeri Belanda
Aziz Burhan (Koordinator), MD Kartaprawira (Sekretaris)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar